Perkuliahan di Program Studi Sastra Arab, Universitas Sebelas Maret, difokuskan pada empat peminatan (mainstream) yang dapat dipilih mahasiswa sesuai minat dan keterampilan yang ingin dicapai. Peminatan ini mulai diberlakukan sejak semester enam (VI) sehingga mahasiswa dapat berfokus pada mata kuliah peminatan, termasuk penulisan skripsi yang sesuai peminatan yang dipilih. Keempat peminatan tersebut adalah Sastra, Linguistik, Penerjemahan, dan Kebudayaan Timur Tengah.

Informasi mengenai keempat peminatan tersebut dapat dilihat pada daftar peminatan berikut: 

  1. Sastra

    Peminatan Sastra berfokus pada pembelajaran teks-teks sastra Arab, seperti syi’ir (puisi Arab), natsr (prosa Arab), dan masrahiyah (drama Arab), serta apresiasi dan kritik terhadap teks-teks tersebut. Pembelajaran Sastra bertujuan untuk menggali aspek-aspek yang berguna untuk kehidupan melalui teks sastra, seperti: budaya, sosial, psikologi, agama, dan sebagainya. Dengan demikian, mahasiswa dapat menyelesaikan masalah kehidupan melalui pengalamannya melakukan kritik sastra.

  2. Linguistik

    Peminatan Linguistik berfokus pada keilmuan bahasa Arab secara teoretis yang melingkupi berbagai gejala kebahasaan, baik dalam tulisan maupun ujaran lisan. Pembelajaran Linguistik bertujuan menggali fenomena bahasa Arab secara komprehensif dan menyelesaikan masalah-masalah kebahasaan yang timbul dalam kehidupan sehari-hari, baik oleh penutur Arab asli maupun penutur non-Arab.

  3. Penerjemahan

    Peminatan Penerjemahan berfokus pada pembelajaran bahasa Arab terapan, yaitu teori dan praktik penerjemahan Arab-Indonesia dan Indonesia-Arab. Pembelajaran Penerjemahan bertujuan membekali mahasiswa teori dan keterampilan menerjemahkan bahasa Indonesia dan Arab, baik secara lisan maupun tulisan, serta menemukan solusi atas masalah-masalah penerjemahan yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

  4. Kebudayaan Timur Tengah

    Peminatan Kebudayaan Timur Tengah berfokus pada pembelajaran kebudayaan kawasan Timur Tengah dengan segala permasalahannya yang berhubungan dengan aspek-aspek sosial, politik, dan ekonomi. Pembelajaran Kebudayaan Timur Tengah bertujuan memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai kawasan Timur Tengah sehingga mahasiswa mampu menyelesaikan masalah-masalah budaya, sosial, politik, dan ekonomi dalam bentuk pemikiran, penelitian ilmiah, dan diplomasi.