
Apa itu Syams?
Syams (Syu’batul Munazirin Al-‘Arabiyyah Bi Jami’ati Sebelas Maret) merupakan komunitas debat bahasa Arab di bawah naungan HMP Qis’ar Universitas Sebelas Maret (UNS). Komunitas yang berfokus pada pelatihan dan pengembangan kompetensi debat untuk anggotanya. Guna melatih kemampuan berpikir kritis, public speaking, riset argumen, dan kerja sama tim melalui format debat dan diskusi bersama.
Kapan awal berdirinya Syams?
Awal berdiri di tahun 2015, ketika alumni angkatan 2012 & 2013 yakni mbak Nisa, mbak Ninda, dan Mas Yasir memberanikan diri untuk ikut pertama kalinya di cabang perlombaan debat Bahasa Arab yaitu MYF/Moslem Youth Festival, UlI Yogyakarta. Alhamdulillah Tim debat sastra Arab UNS berhasil membawa piala juara 2 sebagai kejuaraan debat Arab pertama di sastra Arab UNS. Dari sana lah beliau mencoba merekrut mahasiswa dari Qisar yang berkenan untuk berjuang bersama dalam bidang lomba debat.
Kemudian, beliau mencoba memberi nama komunitas ini dengan “SYAMS”, artinya “Matahari”, dengan harapan dapat merekrut teman-teman yang memiliki: (1) Sense of Critical Thinking, (2) Maharatul Lughah khususnya bahasa Arab, dan (3) Leadership for building the chemistry and solid team.

Apa saja kegiatannya?
Syams memiliki agenda latihan rutin setiap pekan. Substansi latihan sangat bervariasi, terutama untuk mengasah maharatul lughah hingga maharatul munazarah itu sendiri. Substansi latihan ini dimulai dari materi terkait public speaking dan pengetahuan umum dalam debat, mengkritisi dan diskusi terkait suatu mosi, latihan membiasakan diri bercengkrama dengan bahasa Arab antar anggota, menonton video dan mendengarkan podcast, latihan sparing debat antar anggota hingga antar universitas.
Apa tujuan dan motivasi mendirikan kembali Syams?
Sastra Arab UNS banyak meraih kejuaraan di berbagai ajang perlombaan berbahasa Arab baik itu khitobah, syi’r, kaligrafi. Namun, kami menyadari bahwa ada satu perlombaan yang sinarnya tampak meredup di tengah-tengah gemilangnya kemampuan-kemampuan mahasiswa sastra Arab UNS. Itulah lomba debat bahasa Arab. Hampir setiap perlombaan berbahasa Arab pasti menyertakan kategori lomba debat, tapi beberapa tahun terakhir jarang sekali mahasiswa yang berani untuk maju sebagai delegasi. Mayoritas mahasiswa merasa tidak mampu, kurang percaya diri, dan kurang berani untuk mencoba perlombaan debat bahasa Arab ini. Maka dari itu, kami mencoba mengembalikan Syams untuk memberikan wadah bagi mahasiswa sastra Arab dari berbagai angkatan agar memiliki kesempatan yang sama dalam mengembangkan kemampuan mereka untuk mendapatkan kembali kepercayaan diri dan keberaniannya dalam mengikuti lomba debat bahasa Arab.
Siapa saja yang bisa bergabung?
Seluruh mahasiswa aktif sastra Arab UNS bisa bergabung dalam Syams, mulai dari angkatan termuda yakni 2025 hingga angkatan tertinggi 2022 dipersilakan untuk bergabung. Namun, sebelum benar-benar bergabung dengan komunitas ini, kami melakukan seleksi terlebih dahulu untuk beberapa anggota yang nantinya akan kami terima. Hal tersebut dilakukan agar latihan bisa dilaksanakan lebih efektif dan intensif, sehingga seluruh anggota bisa merasakan manfaat latihan ini secara utuh dan lebih siap dalam mengikuti lomba debat yang akan datang.
Apa saja prestasi yang telah diraih?
- Juara 2 MYF, UII (2015)
- Juara 2 UIN Walisongo, Semarang (2015)
- Juara 3 FPB, UIN Sunan Kalijaga (2018)
- Juara 2 AWEFEST, UIN Sunan Kalijaga (2018)
- Juara 1 FIKAR, IAIN Surakarta (2019)